Ade Ayuningtiyas

Berpacu Menjadi Yang Terbaik

Tips Arsitek Dalam Menata Taman Mungil di Belakang Rumah

diposting oleh ade-ayuningtiyas-fkh15 pada 17 December 2017
di Info - 0 komentar

Taman di pekarangan belakang rumah merupakan suatu ide menarik yang disarankan oleh sang Arsitek. Jika taman di pekarangan depan rumah dapat memberikan kesan eksotis dan estetik pada desain rumah Anda, maka taman di pekarangan belakang rumah juga tidak kalah pentingnya untuk melengkapi desain rumah Anda.

Lahan sempit yang tersisa di pekarangan belakang rumah tidak menjadi masalah. Taman mungil di pekarangan belakang rumah dapat menjadi solusi dalam mensiasati lahan sempit ini. Taman mungil ini dapat dijadikan tempat bersantai dengan keluarga Anda tercinta, apalagi jika dilengkapi dengan gazebo atau deretan bangku cantik yang akan menambah keindahan desain rumah Anda.

Sebagai referensi nyata, Anda dapat melihat contoh-contoh taman mungil di pekarangan belakang rumah pada portofolio Tim Konsultan Arsitek Online di official website-nya di www ArsitekOnline dot com ini. Di portal biro arsitektur dan interior tersebut banyak contoh-contoh dan model desain taman mungil di belakang rumah yang bisa menjadi referensi Anda. Ada yang dengan style mediteranian, post modern, klasik, etnik dan sebagainya, termasuk model yang sekarang banyak digandrungi dan menjadi tren masyarakat kota, yakni model minimalis. Konsep model minimalis ini sangat cocok diterapkan pada taman mungil karena taman mungil memang didesain secara sederhana dan minimalis, baik komponen yang digunakan maupun bahan dan ukurannya.

Tips Arsitek Dalam Menata Taman Mungil di Belakang Rumah

Inspirasi bagi Anda yang Ingin Memiliki Taman Mungil di Pekarangan Belakang Rumah

Dari sekian banyak jasa desain rumah yang bisa penulis jadikan referensi, satu diantaranya adalah dari Tim Konsultan Arsitek Online. Biro jasa desain rumah yang juga memiliki devisi lansekap ini menjelaskan, sebenarnya ada banyak inspirasi untuk membuat taman mungil di pekarangan belakang rumah, di antaranya adalah taman kering dan taman basah. Berikut akan dibeberkan penjelasan dari sang Arsitek mengenai kedua jenis taman tersebut.

Sesuai dengan namanya, taman kering dirancang dalam kondisi kering. Dasar untuk taman kering ini adalah dasar semen kasar, kerikil, lantai, rumput sintetis, atau bebatuan alam. Jika Anda hanya memiliki lahan kosong yang sempit di pekarangan belakang rumah, maka taman kering merupakan pilihan yang sangat cocok untuk lahan seperti ini. Mengapa? Karena pembuatan taman kering ini sangat praktis yang hanya terdiri dari beberapa tanaman dalam pot.

Banyak biro jasa desain rumah, termasuk jasa desain taman yang bisa membantu Anda dalam memilih jenis tanaman yang cocok di tanam di taman kering ini. Pilihan tanaman yang biasanya disarankan oleh sang Arsitek untuk taman kering ini antara lain kaktus, bonsai, kamboja, atau pohon palem dengan media tanah. Di antara tanaman tersebut, kaktus merupakan tanaman yang paling minim perawatan.

Jenis pilihan taman yang lain yang dapat dijadikan sebagai taman mungil di pekarangan belakang rumah Anda adalah taman basah. Sang Arsitek dari Tim Konsultan Arsitek Online menjelaskan bahwa taman basah ini memiliki dasar tanah sehingga tanaman dapat langsung tumbuh di atas tanah tersebut. Untuk mempercantik tampilan taman basah tersebut, dasar rumput dapat ditambahkan pada dasar tanah yang telah ada sebelumnya. Penambahan dasar rumput ini akan mengeluarkan suasana hijau nan asri pada taman mungil di pekarangan belakang rumah Anda. Anda dan keluarga tercinta juga dapat merasakan suasana luar rumah yang sesungguhnya.

Komponen Taman mungil di pekarangan belakang rumah hasil desain sang Arsitek

Tanah, rumput, pot, dan tanaman merupakan komponen pokok yang dapat mengisi taman mungil di pekarangan belakang rumah Anda. Namun demikian, bukan berarti Anda tidak bisa menambahkan komponen pendukung yang lain. Malahan penambahan komponen-komponen lain akan lebih memperindah tampilan taman mungil Anda sehingg Anda lebih nyaman dan betah menghabiskan waktu luang Anda di taman mungil Anda. Komponen tambahan tersebut adalah gazebo.

Gazebo akan memberikan tampilan yang lebih unik pada taman mungil di pekarangan belakang rumah Anda. Ada beberapa pilihan jenis gazebo seperti gazebo mini atau gazebo berkonsep. Sang Arsitek dari Tim Konsultan Arsitek Online akan memberikan contoh aplikasi gazebo tersebut untuk Anda. Jika Anda mendesain taman mungil ini dengan konsep tropis, maka pilihlah gazebo yang terbuat dari bambu atau kayu, dapat juga ditambahkan hiasan lampu yang kerlap kerlip sehingga tampilan gazebo Anda lebih menawan.

Komponen lain yang dapat Anda tambahkan adalah air mancur atau kolam ikan. Biasanya ini menjadi polesan akhir pada desain sang Arsitek. Air mancur atau kolam ikan akan mempermanis taman mungil Anda, selain juga memberikan nuansa alam yang sangat kental dengan bunyi gemericik airnya. Anda akan merasakan ketenangan saat melepas penat setelah seharian bekerja.

Boleh juga jika ditambahkan aksen rumput dan tanaman kecil lainnya di sekitar air mancur atau kolam ikan tersebut sehingga lebih menarik lagi. Dan untuk menghidupkan suasana kolam, pemilihan jenis ikan sangat menentukan sekali. Banyak biro jasa desain taman yang memakai ikan mas ataupun ikan air tawar lainnya karena harganya yang murah. Tapi tidak ada salahnya Anda mencoba ikan koi sebagai alternatif karena jenis ikan ini walaupun lebih mahal, tapi sangat cocok untuk kolam yang dangkal seperti kolam mungil di dalam rumah ataupun di belakang rumah.

Menyenangkan bukan jika memiliki taman mungil di pekarangan belakang rumah Anda? Semoga informasi sang Arsitek dari Tim Konsultan Arsitek Online ini dapat memberikan inspirasi bagi Anda!

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :